For Organizations
Coaching Management, Tracking Dashboard, and Cohort Insight Report.
Book ConsultationThe integrated platform for coaching, AI simulations, learning, assessments, and analytics — designed to develop leaders and create real behavior change at scale.
60+ organisasi terkemuka
12.000+ individu
Modern organizations need more than traditional HR development. Visecoach delivers end-to-end solutions..
Assess needs, challenges, and skill gaps with AI-powered diagnostics.
Build capability through professional coaching, AI insight, and microlearning.
Strengthen skills through AI simulations, roleplay, and real-world scenarios.
Track progress, analyze impact, and prove behavior change with data.
Whether you're leading an organization, a team, or your own personal growth — there's a path built for you.
Coaching Management, Tracking Dashboard, and Cohort Insight Report.
Book Consultation
Real results, validated across Indonesia's leading organizations and institutions.
Pelindo employees have received on-demand coaching services and flexible learning from Visecoach since 2022.
Of 120 LPDP Awardees stated coaching has helped them build clarity and strategy to achieve their goals.
Managers at Toyota Manufacturing Indonesia have increased their critical thinking skill using AI simulation.
Explore coach profiles, experience, and areas of expertise to find the right partner for your goals.
Executive & Transformational Coach
Executive Coaching
Career Coach
Executive, Corporate and Career Coach
Real stories and real results from people who've coached with us.
“Sebagai seorang Leader di salah satu preschool di Balikpapan, saya mendapat banyak pengetahuan dan bimbingan yang luar biasa dari Ms Ernie. Beliau membantu saya mengaktifkan potensi saya sebagai pemimpin yang visioner dan membantu saya untuk menemukan secara pasti apa dan bagaimana visi yang ada di dalam diri saya secara benar dan bagaimana mencapai nya bahkan didalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Ms Ernie mengajarkan tentang bagaimana Energi dalam diri kita dapat saya manfaatkan dengan maksimal dengan menyadari secara penuh bahwa pemikiran saya sangat mempengaruhi emosional dan perilaku saya. Saya bersemangat sekali untuk menumbuhkan pola berpikir sadar saya, growing my mindset and keep up my positive thinking especially about myself. Thank you Ms Rnie”
“MS erni memiliki cara yang cukup unik untuk menggali pribadi seseorang, Beliau mampu mengajak coache untuk menceritakan masalah hidup tanpa beban dan merasa malu. Hal paling saya sukai dari setiap sesi adalah beliau tidak pernah menjugde saya berada di posisi yang benar atau salah. Bahkan pelajaran terbesar yang saya ambil selama sesi adalah bahwa saya tidak boleh menjudge diri sendiri dan membantu saya untuk melihat masalah sebagai bagian dari rasa bersyukur. Beliau selalu memancing untuk mengembangkan pola pikir dan emosional ke level yang lebih tinggi. Hidup adalah proses dan tidak pernah ada kata telambat untuk memperbaiki diri. Terima kasih Ms erni atas kesempatan dan waktu yang luar biasa, sesi yang singkat namun bermakna untuk setiap perjalanan hidup saya. Bahagia selalu Ms Erni!!”
“As I remember, my Coach has organized our session really well. What I love: 1. She contacted me several hours before due date, it's get me prepared my schedule & myself. 2. Maybe because we know each other, the rapport building went quite smooth. 3. She gave a short briefing before we start. About the program, How will we run the process, what goals we have to set then to reach indeed, and Ask me whether I;m ready to start. 4. On the Process, She did her job well. She did it systematically. She Asked a question and let me explore myself, my focus on the session, and she such a good listener. I know it from the way she confirm about what she get from my statements. Yeah that's really good. 5. Through the process, she asked me a question which I can't even answer it at the first time, I forced her to give such a clue since I was clueless, but she insist to hold it. Instead, she kept guiding me with another question, which sometimes repeated-lol, that triggered me to find the answer by myself. may be that's what she call as Insight, lol. 6. Then, this one really works on me, She always give such appreciation for every step I through well along the process. I told her jokingly that I do love apreciation and feedback, and she really count every single clue i gave, consciously and unconsciously. Good job I think. 7. She always told the summary from previous process before we step up to another chapter, so did when we finished the session. She convey the summary from the begining until the last step we did in this session. 8. So afterall, my conclussion for my coach is, SHE IS A VERY GOOD LISTENER, She record every single clue she got and give a good feedback. Mmmm, what to improve? I even need a time to think about it. Oh may be these ones: Please use dif question or change the way of asking when choachee really does have no idea about the answer. lol I know that's how coach sould be running, but yeah you know, sometime we need a lil help to find the insight. lol And dont forget to give feedback and appreciation for the coachee's process. It does really boost coachee's motivation. trust me! :D Well okay, I think that's all that I can tell, I just wanna say thank you for your patien and passion for our session. keep up the good work, and may God Bless you as always. See you in another destiny.”
“Terimakasih coach Erni untuk waktunya. Banyak hal yg saya rasakan dari hasil coaching tersebut, diantaranya: 1. Ada perasaan lega dan beban yang berkurang 2. Mengubah cara saya berfikir 3. Mendapat ilmunya tentang bagaimana cara saya seharusnya berfikir 4. Mendapatkan pandangan lain dari coach agar saya bisa mengkonfirmasi apakah langkah yang saya ambil sudah tepat 5. Saya tahu apa yang harus saya lakukan dengan sadar. Coach menggiring pikiran saya ke solusi untuk permasalahan saya.”
“Awalnya tema yang ingin dibahas di sesi coaching adalah tentang kemantapan untuk memilih apakah tetap pada pekerjaan sekarang atau merencakan untuk pindah ke jalur karir yang lain. Pada perjalanan coaching saya menemukan ada hal-hal yang harus lebih dahulu diprioritaskan, yakni peningkatan value/kompetensi pribadi serta menjalin relasi dengan lebih baik. Karena apapun pilihan yang akhirnya akan diambil di kemudian hari, kompetensi pribadi serta relasi menjadi kunci penting.”
“Hai Ms. R Ini session terakhir saya bersama Ms. R. saya sudah melalui 6 session yang luar biasa, pertama kali mengikuti session bersama Ms. R, saya memiliki alarm dalam hari- hari saya, dimana alarm ini membantu saya untuk mengubah cara hidup saya yang semula begitu amburadul hehehe... dimana hidup saya yangselalu menjudge diri sendiri bisa dikatakan saya bermusuhan dengan diri sendiri, terlalu gampang utk mengikuti hal -hal yang tidak baik di lingkungan sekitar saya, Berpikiran negative ,emosi yang tidak stabil ,merespon suatu hal dengan tidak baik. Namu sekarang saya dapat mengubah itu semua, dan ini masih proses awal, ketika saya lupa dan terikut dengan arus yang tidak baik saya selalu mengingat perkataan Ms.R selama Session yang begitu melekat dalam hati saya. Terimakasih Ms.R sdh menjadi coach saya dalam 6 session ini, terimakasih telah menguatkan saya dalam hari-hari yang begitu berat ini untuk saya lalui. Saya tidak dapat membalasnya namun saya akan tetap membawa Ms.R dalam doa saya. Terimaksih Ms.R. Terimakasih Sahabat Sejati.”
Subscribe to Visecoach and equip your leaders with the skills, tools, and platform to coach their own teams — building a sustainable coaching culture from within your organization.
Wellnes
Baca selengkapnya
Seorang pendidik Harvard dan juga pemain tenis Timothy Gallwey dalam bukunya The Inner Game of Tennis membedakan terminologi antara instruktur dan coach.Pada umumnya seorang instruktur tenis akan fokus pada pengajaran yang sifatnya keterampilan. Mulai dari teknik dasar memukul hingga cara menjaga stamina fisik. Sementara seorang coach tenis akan banyak memperhatikan aspek strategi, pengembangan permainan dan terutama hal-hal yang sifatnya mental dari si pemain.Di buku yang diterbitkan tahun 1974 tersebut ia menerangkan bahwa “lawan di pikiran sendiri jauh lebih berat dibanding lawan yang ada di seberang net”. Ia tidak bermaksud mendiskreditkan instruktur tenis, namun menyarankan agar mereka melakukan pendekatan berbeda sehingga hasilnya jauh lebih efektif.Selanjutnya ia menjelaskan metodologi dasar coaching, yaitu: membangkitkan potensi untuk memaksimalkan prestasi. Prestasi disini bisa diartikan secara umum sebagai kinerja atau pencapaian.Pada intinya ia menyatakan bahwa coaching membantu Anda untuk belajar dibandingkan diajari. Ia meyakini setiap orang punya kemampuan belajar. Yang diperlukan adalah orang yang bisa menjadi mitra Anda berpikir dan menyadari semua potensi yang Anda miliki.Pernahkah Anda ingat bagaimana dulu belajar berjalan? Apakah ibu Anda mengajarinya? Kita semua punya kemampuan alamiah untuk belajar yang justru seringkali pudar karena kita terbiasa menerima instruksi.Organisasi coaching dunia yang bernama ICF (International Coach Federation) memperjelas prinsip dan metodologi coaching yang kita anut sekarang. Melalui riset yang teliti dan pengkajian yang ketat, organisasi non-profit yang didirikan tahun 1995 ini membuat standar global yang mengatur etika dan kompetensi coaching yang diperlukan oleh seorang coach.Baca juga 9 Tanda Anda Memiliki Leader MindsetICF sendiri mendefinisikan coaching sebagai:
Baca selengkapnyaApa itu coaching? Pengertian dan definisi menurut ICF (International Coach Federation)
Baca selengkapnyaBelum menemukan jawaban? Tim kami siap membantu Anda kapan saja.